Tumbuhan untuk upacara adat

TUMBUHAN UNTUK UPACARA ADAT/KEAGAMAAN

  1. SIRIH (Piper betle)

 

Diambil            : 17 Maret 2012

Lokasi              : jln. Joyomulyo 392  (pekarangan belakang rumah)

Klasifikasi

Kingdom Plantae

Divisi Magnoliophyta

Kelas Magnoliopsida (berkeping dua/dikotil)

Ordo Piperales

Family Piperaceae

Genus Piper

Spesies Piper betle                                         (www.plantamor.com)
Tanaman sirih merupakan tanaman merambat yang sering dipergunakan untuk acara adat, khususnya bagi suku melayu, berikut deskripsi dari tumbuhan sirih (Piper betle):

  1. Habitus

Perawakannya berupa tumbuhan perdu dan merambat.

  1. Akar

Akarnya berupa akar tunggang, bulat dan berwarna cokelat

  1. Batang

Batang berkayu berbentuk bulat, berewarna cokelat beruas, menjalar dan tempat keluarnya akar. Percabangannya simpodial.

  1. Daun

Daun tunggal, berbentuk jantung, tulang daun menyirip, tumbuh berselang-seling dan berbau yang khas dan sedap. Permukaan atas lebih halus dari pada permukaan bawahnya.

 

  1. Bunga

Merupakan bunga majemuk berbentuk bulir, mempunyai daun pelindung yang berbentuk bulat panjang. Pada bulir jantan terdapat 2 benang sari dan pada bulir betina terdapat 3-5 kepala putik berwarna hijau kekuningan.

  1. Buah

Buahnya termasuk dalam buah buni, warnanya keabu-abuan dan berbentuk bulat

  1. Manfaat

Selain digunakan dalam upacara adat, seperti tari persembahan di suku melayu, secara medis sirih juga banyak mengandung manfaat. Minyak atsiri sirih mengandung zat yang yang dapat mematikan kuman bakteri dan jamur. Daun sirih juga berkhasiat menghilangkan bau badan, menahan pada pendarahan, menyembuhkan luka pada kulit dan gangguan saluran pencernaan. Kandungan bahan aktif fenol dan kavikol dapat dimanfaatkan sebagai peptisida untuk mengendalikan hama penghisap.

 

  1. PINANG (Areca catechu)

 

Diambil            : 23 Maret 2012

Lokasi              : Jln. Terusan Venus (perumahan dosen UB)

Klasifikasi

Kingdom Plantae

Divisi Magnoliophyta

Kelas Liliopsida (berkeping satu/monokotil)

Ordo Arecales

Family Arecaceae (suku pinang-pinangan)

Genus Areca

Spesies Areca catechu L.                               (www.plantamor.com)

 

Pinang (Areca catechu) adalah tumbuhan sejenis palma yang tumbuh didaerah pasifik, Asia dan Afrika Timur. Berikut kami sajikan beberapa deskripsi tumbuhan pinang.

  1. Habitus

Pinang merupakan tumbuhan perdu yang termasuk kedalam kelompok tumbuhan dikotil.

  1. Akar

Akarnya serabut berwarna putih kotor dan sangat kuat.

  1. Batang

Batangnya tegak lurus dengan tinggi kira-kira 10-30 m. Tidak bercabang dengan garis tengah 15 cm.

  1. Daun

Daun majemuk menyirip membentuk roset batang, yaitu daun berkumpul diujung batang. Tangkai daun pendek, panjang helaian kurang lebih 1-1,8 m. Anak daun bergerigi dan ujungnya sobek. Pelepah daun berbentuk tabung.

  1. Bunga

Tongkol bunga dengan seludang mudah rontok. 1 bunga betina pada pangkal, daitasnya bunga jantan tersusun dalam 2 baris yang tertancap dalam alur. Bunga jantan putih-kuning, 6 benang sari. Bunga betina hijau, bakal buah beruang satu.

  1. Buah

Buah buni, bentuk bulat telur memanjang. Dinding buahnya berserabut. Jika sudah masak buahnya berwarna orange.

  1. Biji

Biji satu, bentuknya seperti kerucut dengan ujungnya membulat. Permukaan luar berwarna kecokelatan. Pada irisan biji tampak perisperm berwarna cokelat tua dengan lipatan tidak teratur yang menembus endosperma yang berwarna putih.

  1. Manfaat

Air rebusan dari biji pinang digunakan oleh masyarakat kutai, Kalimantan timur untuk mengobati penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, mimisan, koreng, bisul, kudis, diare. Sedangkan oleh suku dayak Kendayan, Kalimantan Barat digunakan untuk mengobati sakit mata. Sementara di daerah paua dan daerah lain seperti Sumatera Utara dan Riau, digunakan oleh masyarakat untuk memperkuat gusi dan gigi dengan dicampur dengan daun sirih. Tanaman pinang berpotensi menjadi obat anti kanker karena mengandung efek antioksidan dan antimutagenik.

Pinang juga digunakan untuk upacara adat bersama dengan sirih.

 

  1. CEMPAKA ( Michelia sp. )

 

Di ambil : 23 Maret 2012

Lokasi : Di daeran Bojonegoro

Kingdom  Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom  Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi  Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas  Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas Magnoliidae
Ordo  Magnoliales
Famili  Magnoliaceae
Genus  Michelia
Spesies Michelia sp.

(www.plantamor.com)

Cempaka atau Michelia Champaka adalah sejenis pohon berkayu yang memiliki tinggi rata-rata 30 meter. Konon, tumbuhan ini berasal dari India dan banyak tersebar di Asia Tenggara dan Asia Timur. Pengantin di pulau Jawa sering menggunakan bunga Cempaka pada ujung untaian bunga melati yang menghias rambut mempelai perempuan. Bunga Cempaka atau kerap disebut Kantil dalam Bahasa Jawa, memang bentuknya indah dan berbau harum.Dan berikut deskripsinya :

  1. Habitus

Ditanam dipekarangan rumah sebagai tanaman hias dan tumbuh liar dialam bebas.

  1. Akar

kulit akarnya, warnanya merah, rasanya pahit, dan sangat tajam.

  1. Batang

Batang tumbuhan cempaka ini berkayu, Kayunya sangat bagus untuk digunakan sebagai bagian dari bangunan rumah. Hanya saja, belum banyak orang yang menggunakan kayu Cempaka untuk kebutuhan tersebut.Kulit kayunya berwarna coklat. Jika dibelah, warnanya kuning muda dan mudah terpecah. Bila dirasakan, kayu Cempaka terasa pahit dan agak wangi.

 

  1. Daun

Daun Cempaka berbentuk telur taji. Bagian bawah daun yang hijau itu terdapat bulu halus. Tiap kuncup daun dilindungi oleh 2 daun pelindung.Biasanya daunnya kecil dan berkilat

  1. Bunga

Bunga berwarna putih, bau harum.Biasanya berbau manis seperti pisang.Bunganya kembang bersaiz 1,5 inci dan mempunyai 5 petal berlilin.

  1. Biji

Bijinya tidak enak bila di makan.

 

  1. Buah

Buahnya ternyata enak untuk dimakan. Dalam pertumbuhannya, buah menjadi bulir panjang yang terdiri atas buah kecil- kecil berbentuk jantung.

  1. Manfaat

Bunga sebagai obat penyakit Bronkhitis, batuk, demam, keputihan, radang dan prostata.
Daun sebagai obat Bronkhitis, infeksi saluran kemih dan kencing sedikit dan Akar untuk infeksi saluran kemih.

 

  1. PANDAN ( Pandanus sp. )

 

Di ambil : 24 Maret 2012

Lokasi : Di belakang rumah Khilul

Kingdom  Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom  Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi  Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi  Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas  Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas  Arecidae
Ordo  Pandanales
Famili  Pandanaceae
Genus Pandanus
Spesies  Pandanus sp.  (www.plantamor.com )

 

Pandan wangi (atau biasa disebut pandan saja) adalah jenis tumbuhan monokotil dari famili Pandanaceae yang memiliki daun beraroma wangi yang khas. Daunnya merupakan komponen penting dalam tradisi masakan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.Berikut deskripsi pandan :

  1. Habitat

Tumbuh liar ditepi sungai, rawa, dan tempat tempat lain yang tanahnya lembab sampai setinggi 500 m dpl.

  1. Akar

Berakar gantung, dengan akar tinggal dan akar gantungnya, tumbuh menjalar, hingga dalam waktu singkat akan merupakan rumpun yang lebat.

  1. Daun

Daun berbentuk pita,dan  memanjang seperti daun palem dan tersusun secara roset yang rapat, panjangnya dapat mencapai 60cm. Beberapa varietas memiliki tepi daun yang bergerigi.

  1. Batang
  2. Bunga
  3. Biji
  4. Buah
  5. Manfaat

Manfaat tanamana pandan ini di gunakan untuk mengobati lemah syaraf, rematik dan pegel linu,gelisah, rambut rontok, menghitamkan rambut dan ketombe.

 

  1. MAWAR (  Rosa sp.)

 

 

Diambil : 24 Maret 2012

Tanggal : Di depan rumah Khilul (Mojokerto)

 

Kingdom Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas Rosidae
Ordo Rosales
Famili Rosaceae (suku mawar-mawaran)
Genus Rosa
Spesies Rosa sp.

(www,plantamor.com)

  1. Habitus

Mawar adalah tanaman semak dari genus Rosa Spesies mawar umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Walaupun jarang ditemui, tinggi tanaman mawar yang merambat di tanaman lain bisa mencapai 20 meter.

 

  1. Akar

Mawar memiliki system akar serabut, yaitu akar lembagayang mati, disusul dengan tumbuhnya akar-akar liar yang ukuranyasama besar dari pangkal batang. Bentuknya yang seperti serabutmaka dinamakan akar serabut.(radix adventicia)Fungsi utama akar serabut adalah untuk memperkokohberdirinya tumbuhan.

 

Gambar Akar Mawar .

  1. Batang

Batang merupakan bagian daritumbuhanyang amat penting,dan mengingat serta kedudukan batang bagi tubuh tumbuhan, batangdapat disamakan dengan sumbu tubuh tumbuhan.Pada umumnya mawar memiliki duri berbentuk sepertipengait pada batang yang berfungsi sebagai pegangan sewaktumemanjat tumbuhan lain.

 

  1. Daun

Daun yang panjangnya antara 5-15 cm, dua-dua berlawanan (pinnate). Daun majemuk yang tiap tangkai daun terdiri dari paling sedikit 3 atau 5 hingga 9 atau 13 anak daun dan daun penumpu (stipula) berbentuk lonjong, pertulangan menyirip, tepi tepi beringgit, meruncing pada ujung daun dan berduri pada batang yang dekat ke tanah.

 

  1. Batang

Bunga Mawar Memiliki batang berduri yang berbentuk sepertipengait. Fungsinya sebagai pegangan ketika merambat atau memanjat pada

tumbuhan lain.

Pada beberapa spesies yang tumbuh liar ditanah berpasir di daerah pantai   seperti  Rosa rugosa dan Rosa pimpinellifolia beradaptasi dengan duri lurus seperti jarum yangmungkin berfungsi untuk mengurangi kerusakan akibat dimakan binatang, menahan pasir yang diterbangkan angin dan melindungi akar dari erosi. Beberapa spesies mawar mempunyai duri yang tidak berkembang dan tidak tajam.

  1. Bunga

Bunga terdiri dari 5 helai daun mahkota dengan perkecualian Rosa sericea yang hanya memiliki 4 helai daun mahkota. Warna bunga biasanya putih dan merah jambu atau kuning dan merah pada beberapa spesies. Ovari berada di bagian bawah daun mahkota dan daun kelopak. Daunnya panjang dan berwarna hijau muda yang mengumpul di pangkal batangnya.

 

  1. Buah

Buah adalah organ pada tumbuhan  berbunga yang  merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah

(ovarium).

Buah biasanya membungkus dan melindungi biji.Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan. Bunga mawar menghasilkan buah

agregat  (berkembang dari satu bunga dengan banyak putik) yang disebut rose hips. Masing-masing putik berkembang menjadi satu buah tunggal

(achene),sedangkan kumpulan buah tunggal dibungkus  daging buah pada bagian luar. Spesies dengan bunga yang terbuka lebar lebih mengundang kedatangan lebah atau serangga  lain yang membantu penyerbukan sehingga cenderung menghasilkan lebih banyak buah.Mawar hasil pemuliaan menghasilkan bunga yang daun mahkota nya menutup rapat sehingga menyulitkan penyerbukan. Sebagian buah mawar berwarna merah dengan beberapa perkecualian seperti  Rosa pimpinellifolia yang menghasilkan buah berwarna ungu gelap hingga hitam.Pada beberapa spesies seperti  Rosa canina dan Rosa rugosa menghasilkan buah rose hips yang sangat kaya dengan vitamin C bahkan termasuk di antara sumber vitamin C alami yang paling kaya.Buah rose hips disukai burung pemakan buah yang membantu penyebaran biji mawar bersama kotoran yang dikeluarkan. Beberapa jenis burung seperti burung Finch juga memakan biji-biji mawar.

 

Gambar buah bunga Mawar

.

  1. Manfaat

Mawar memiliki banyak manfaat, antara lain antidepresan, antiviral, antibakteri, antiperadangan, dan sumber vitamin C. Minyak mawar adalah salah satu minyak atsiri hasil penyulingan dan penguapan daun-daun mahkota sehingga dapat dibuat menjadi parfum. Mawar juga dapat dimanfaatkan untuk teh, jelly, dan selai. Selain itu, bunga mawar sering dijadikan objek lukisan oleh banyak pelukis.Pelukis Perancis bernama Pierre-Joseph Redouté terkenal dengan lukisan berbagai spesies bunga mawar yang digambar dengan sangat teliti.

 

 

  1. MELATI  (Jasminum sambac)

 

 

 

Diambil : 24 Maret 2012

Lokasi  : Depan rumah Khilul ( Mojokerto)

 

Kingdom Plantae (Tumbuhan)
SubkingdomTracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi  Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi  Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas Asteridae
Ordo Scrophulariales
Famili Oleaceae
Genus Jasminum
Spesies: Jasminum sambac (L.)

(www.plantamor.com)

 

  1. Habitus

Melati merupakan tanaman bunga hias berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun

 

  1. Akar

Akar tumbuhan ini adalah akar serabut

 

  1. Daun

Melati putih merupakan tumbuhan dengan daun majemuk menyirip (pinnatus), artinya daun majemuk yang anak daunnya terdapat di kanan dan kiri ibu tangkai daun tersusun seperti sirip pada ikan. Kedudukan daun batang (filotaksis) berjenis apposite dengan setiap buku terdapat dua lembar daun yang berhadapan. Daunnya hanya memiliki tangkai dan helaian saja, berbentuk ovate, pangkal daun berbentuk setengah lingkaran sedangkan pada ujung daun sedikit meruncing, seperti daun-daun yang biasa digambarkan. Pinggir daun tidak rata dan sedikit bergelombang. Permukaan daun agak berkerut seperti daun jambu biji dengan pertulangan daun menyirip mengikuti bangun daun yang oval. Jadi terkesan pertulangan daunnya agak melengkung.

 

  1. Batang

Menurut jenis batangnya, tumbuhan ini dapat digolongkan sebagai semak, batangnya berkayu dengan tinggi kurang dari 5 meter. Batangnya sedikit berbulu halus dan jarang.

 

  1. Bunga

Bunga melati selalu berwarna putih. Meskipun mempunyai ukuran yang bias dikatakan kecil tapi mengeluarkan aroma terapi yang dapat dimanfaatkan dalam kesehatan, terutama dalam refleksi dan menghilangkan stress. Jasminum sambae merupak bunga majemuk, memilki ibu tangkai bunga yang keluar dari ketiak daun. Susunan bunganya menyirip dan berhadapan. Bagian-bagian bunganya terdiri dari tangkai anak bunga yang di ujungnya terdapat daun pelindung berbentuk benang berjumlah 7 helai, disambung dengan tangkai bunga. Saat mekar bunga yang memilki 7 mahkota berlapis-lapis ini akan berbentuk datar sehingga pada bunga jenis ini tidak ditemukan kelopak bunga. Bunga Jasminum sambae punya andrecium (alat kelamin jantan) ditandai dengan adanya stamen yang terdiri dari kepala sari, tangkai sari, kotak sari, dan serbuk sari dan juga mempunyai alat kelamin betina yang terdiri dari kepala putik, tangkai putik dan bakal buah. Namun alat kelamin ini tidak produktif sehingga tidak menghasilkan buah. Posisi stamen berada dalam rongga tangkai bunga, tidak terlalu terlihat dan untuk mengamatinya harus membelah bunganya terlebih dahulu. Posisi kepala putik lebih pendek dibandingkan kepala sarinya. Bunga ini dapat mekar selama 2 hari kemudian mahkotanya berubah warna menjadi ungu kebiru-biruan.

 

  1. Manfaat

Bunga melati bermanfaat sebagai bunga tabur, bahan industri minyak angi, kosmetika, parfum, farmasi, penghias rangkaian bunga dan bahan campuran atau pengharum teh, seperti teh melati yang populer di Indonesia

 

  1. KENANGA (Cananga odorata)

Diambil : 27 Maret 2012

Lokasi    : Di daerah rumah Feni ( Bojonegoro)

Kingdom Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas Magnoliidae
Ordo Magnoliales
Famili Annonaceae
Genus Cananga
Spesies Cananga odorata

( http://www.plantamor.com)

 

  1. Habitus

Jenis pohon dan jenis perdu. Akan tetapi, keduanya termasuk dalam spesies yang sama. Tanaman Kenanga yang berbentuk pohon tingginya bisa mencapai 20-30 meter. Sedangkan yang berbentuk perdu tingginya hanya mencapai 1-3 meter yang biasa ditanam di halaman rumah, hanya bisa tumbuh paling tinggi tiga meter.

 

  1. Akar

Akar dari bunga Kenanga ini memiliki akar yang berjenis akar tunggang dan berwarna coklat

 

  1. Daun

Daunnya berwarna hijau panjang, halus dan berkilau.Dengan tipe daun tunggal, dan mempunyai letak yang tersebar, dengn bentuk  bulat telur, dan memiliki  ujung  yang runcing,dan  pangkal  yang rata,dengan  panjang 10-23 cm,dan  lebar 3-14 cm, dan pertulangan menyirip, bertangkai 1-5 cm.

 

  1. Batang

Batang bunga Kenanga ini berkayu, bulat, bercabang, lurus dan kuat, dengan cabang lateral. Batang utama dari tanaman ini panjang dan kulit batangnya berwarna abu-abu keputihan, dan cocok untuk bahan peredam suara (akustik).

 

  1. Bunga

Bunganya hijau kekuningan (ada juga yang bersemu dadu, tetapi jarang), menggelung seperti bentuk bintang laut, dan mengandung minyak biang, cananga oil yang wangi.

  1. Buah

Tipe buah buni, berbentuk bulat telur terbalik berwarna hijau ketika masih muda, dan manjadi kehitaman setelah tua. Ukuran panjang buahnya yaitu 2 cm, berdaging tebal dengan diameter 1,5 – 2,5cm, tersusun dari 6 – 12 buah tiap tangkai utamanya.

  1. Biji

Biji buah ini berwarna coklat muda, berjumlah 8 – 12 per buah tersusun dalam dua baris, kecil, berukuran 6-7mm x 4-5mm, berbentuk bundar, pipih, dengan permukaan biji yang keras

 

 

  1. Manfaat

Secara tradisional bunganya berfungsi sebagi bunga tabur dipemakaman, campuran bunga rampai atau sebagai hiasan sanggul wanita. Bunga Kenanga juga dapat mendatangkan devisa, dari bunganya yang wangi terkandung minyak atsiri. Selain itu bagian batangnya mempunyai nilai ekonomi pula, kayunya yang ukuran besar dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai perkakas rumah tangga, peti dan sebagainya

 

  1. SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa L.)

 

Diambil  : 24 Maret 2012

Lokasi    : Pasar Tanjung ( Mojokerto)

Kingdom Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas Liliidae
Ordo Liliales
Famili Agavaceae
Genus Polianthes
Spesies Polianthes tuberosa L.

( www.plantamor.com )

  1. Habitus

Bunga Sedap Malam tumbuh merumpun dengan tinggi sekitar 0,5 – 1,5 meter. Serumpun batangnya tumbuh dari satu atau beberapa umbi induk dan beberapa umbi anak. Umbi ini merupakan batang semu sekaligus sebagai penyimpan makanan. Umbi bunga Sedap Malam juga digunakan untuk perbanyakan tanaman secara vegetatif.

 

  1. Akar

Bunga Sedap Mala mini memiliki perakaran tunggang dan berwarna kuning.

 

  1. Daun

Daun bunga Sedap Malam (Polianthes tuberosa) berbentuk panjang pipih berwarna hijau mengkilat di bagian permukaan atas dan hijau muda pada bagian permukaan bawah daun. Pada pangkal daun terdapat bintik-bintik berwarna kemerah-merahan. Daun dapat berukuran hingga sepanjang 60 cm.

 

  1. Batang

Tangkai bunga muncul di ujung tanaman berbentuk memanjang dan beruas-ruas. Di setiap ruas muncul daun bunga yang berbentuk pipih memanjang dengan ukuran lebih kecil dari daun biasa. Pada tangkai bunga melekat 5-12 kuntum bunga (terkadang lebih) dengan mahkota bunga berwarna putih dan sedikit kemerahan di bagian ujung

  1. Bunga

Bunga Sedap Mala mini memiliki tipe bunga yang majemuk, dengan bentuk malai, di ujung batang,dan kelopak nya

Memiliki bentuk lonceng,dan  tidak berambut,dengan  bergigi lima, dan memiliki warna hijau kekuningan,dengan mahkota bunga yang berbentuk  terompet,dengan panjang ±

2 cm, yang bentuk nya bertaju lebar,debgan  sisi luar berambut rapat, dengan warna putih kekuningan

 

  1. Buah

Buah nya  buni,dengan bentuk elips,dan  panjang ± 1 cm, dengan warna coklat kehitaman.

 

  1. Biji

Biji nya memiliki bentuk  bulat dengan ukuran yang kecil, dan memiliki warna putih kekuningan.

 

  1. Manfaat

Bunga Sedap Malam (Polianthes tuberosa) banyak dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia. Bunga ini banyak dimanfaatkan sebagai bunga potong untuk berbagai keperluan. Selain itu bunga Sedap Malam juga dapat diolah sebagai bahan pembuat parfum.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: