Tumbuhan Paku

  1. 1.    Cyathea sp.

Di ambil :

Lokasi :

Klasifikasi :

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Divisi: Pteridophyta (paku-pakuan)
Kelas: Pteridopsida
Sub Kelas: Cyatheatae
Ordo: Cyatheales
Famili: Cyatheaceae
Genus: Cyathea
Spesies: Cyathea sp.

Cyathea adalah keluarga terbesar pakis pohon, dengan 500 spesies +. Kata Cyathea berasal dari ‘cangkir kecil’ makna kyatheion Yunani mengacu pada sori ditemukan di sisi bawah daun. Genus Cyathea dari pohon pakis pakis termasuk pohon tertinggi di dunia, yang dapat mencapai ketinggian lebih dari 20m. Menurut fosil Besar dan Braggins (2004) menemukan di Tasmania bisa tanggal keluarga Cyatheaceae dengan periode Jurassic akhir dengan fosil genera modern Cyathea ditemukan di Amerika Serikat tanggal pada periode Tersier.
Dan berikut deskripsi tentang Cyathea sp. :

  1. Habitus

Habitus dari spesies tanaman ini yaitu teresterial.

  1. Cirri yang mencolok
  2. Akar

Paku ini mempunyai akar berserabut dan dilindungi kaliptra

  1. Batang atau stipe

Paku ini mempunyai batang yang kuat, maka sering digunakan sebagai bahan bagunan.Tinggi batang dapat mencapai 15 meter dengan diameter antara 25-50 cm.

pada paku tiang (Alsopila sp. dan Cyathea sp.). Batang tersebut kebanyakan berupa akar tongkat (Rhizoma). Tipe berkas pembuluh angkut batang sama dengan akar, yaitu tipe konsentris

  1. Lamina

Daun besar dan panjangnya dapat sampai beberapa meter, biasanya berupa daun majemuk menyirip ganda.Sporangium terdapat didalam sorus yang terletak di permukaan bawah daun.Sorus berbentuk bola, termasuk tipe gradatae, tetapi beberapa jenis menunjukkan peralihan tipe mixtae.Sorus dapat dilindungi oleh indusium atau tidak

  1. Sori (spora)

Nama Cyathea genus ini berasal dari kyatheion Yunani, yang berarti “cangkir kecil”, dan mengacu pada cangkir berbentuk sori pada bagian bawah daun

  1. Frond (ental)
  2. Manfaat

Tumbuhan ini mempunyai banyak manfaat. Batangnya banyak digunakan untuk bahan patung, tiang-tiang dekorasi rumah mewah atau hotel-hotel, vas bunga, maupun sebagai media tanam anggrek, jenisjenis  Anthurium, Piper, Platycerium, Adiantum dan jenisjenis tumbuhan paku lain. Daun yang masih menggulung digunakan sebagai bahan sayur. Bulu-bulu halus digunakan untuk ramuan obat rebus.

  1. 2.    Thelypteris sp.

Tanggal Pengambilan :

Lokasi :

Klasifikasi

Kingdom: Plantae (Tumbuhan
Divisi: Pteridophyta (paku-pakuan)
Kelas: Filicopsida
Ordo: Polypodiales
Famili: Thelypteridaceae
Genus: Thelipteris
Spesies: Thelypteris sp.

Thelypteridaceae merupakan salah satu suku anggota tumbuhan paku (Pteridophyta) yang tergolong dalam bangsa paku sejati yang terbesar (Polypodiales). Suku ini beranggotakan tujuh marga.Berikut adalah diskripsi dari Thelypteris ini :

  1. Habitus

Habitusnya atau perawakannya berupa herba. Disebut herba karena pada tumbuhan ini tangkai daun maupun batangnya berair

 

  1. Cirri yang mencolok

Thelypteris sp memiliki ciri- ciri khusus yaitu terdapat vernasi bergelung, dimorfisme terdapat sporofil dan tropofil.

  1. Akar

Akar tebal, tegak, bersisik, setiap 3 mm memiliki sisik kurang lebih 50, berwarna coklat, herba, bergerigi pada batas di bagian atas.Tetapi ada yang mengatakan kalau akar spesies ini adalah serabut.

  1. Batang atau stipe

Stipe sampai 50 cm, bersisik padat di dasar, ke atas dibawah umur, stramineous, sisik menyempit.tetapi ada juga yang mengatakan batang spesies ini berupa rimpang karena arah tumbuhnya menjalar. Permukaan batang memiliki ramenta yaitu bentukan seperti rambut atau sisik dengan warna merah kecoklatan. Batang berwarna coklat dengan ukuran 19 cm dan batangnya bercabang.

  1. Lamina

Lamina panjangnya sekitar 1m, tripinnatifid, lanset pinnae, sekitar 70 sampai 20 cm, bertangkai, malai dan malai pinna, beralur pada sorface atas, padat pada saat muda, lanset pinnules, berekor di pucuk, bertangkai atau sesil, pangkal sedikit atau tidak penyempitan , 10 kali 2 cm lebih besar, costa berlekuk atau kadang-kadang menyirip, setiap segmen lonjong, bulat atau sedang tajam pada sebagian pucuk atau bergigi pada tepi, 7-13 hingga 4 mm, yg mirip kertas, bagian dalam hijau, kecoklatan pada spesimen kering, jarang berbulu di bawah, costa dan pelepah dibesarkan di permukaan atas, kurang lebih berbulu

  1. Sori (spora)

spora bisa dibedakan menjadi dua macam yaitu monolet ( bilateral ) yang berbentuk seperti biji kacang atau membulat dan trilet

  1. Frond (ental)

Tumbuhan paku ini memiliki ental. Bentuk daun memanjang, ujung daun meruncing, dan tepi daun rata. Berdasarkan kesamaan ukuran daun Thelypteris sp termasuk anisopil, yaitu daun- daunnya terdiri dari 2 ukuran yaitu yang satu lebih besar dari yang lain. Daun berwarna hijau, permukaannya halus, dan tekstur daun seperti selaput

  1. Manfaat

Manfaat tumbuhan paku Thelypteris sp adalah sebagai tanaman pagar yang menempel, dan bisa digunakan sebagai obat.

 

 

 

  1. Adianthum sp.

Tanggal pengambilan :

Lokasi :

Klasifikasi

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Divisi: Pteridophyta (paku-pakuan)
Kelas: Pteridopsida
Sub Kelas: Polypoditae
Ordo: Polypodiales
Famili: Adiantaceae
Genus: Adiantum
Spesies: Adiantum polyphyllum Willd.

Suplir adalah sebutan awam bagi segolongan tumbuhan yang termasuk dalam genus Adiantum, famili Adiantaceae. Sebagai tumbuhan paku-pakuan, suplir tidak menghasilkan bunga dalam daur hidupnya. Kerabat Dekat dari Adiantum  yaitu :
Paku Suplir, Paku Kelor, Suplir Gung, Suplir Dolar, Suplir Melati, Suplir Rumpun, Suplir Kedondong, Suplir Himalaya Berikut adalah deskripsi mengenai Adiantum sp. :

  1. Habitus

Habtus dari spesies ini yaitu epifit.

  1. Ciri yang mencolok

Ciri yang mencolok adalah tidak menghasilkan bunga pada daur hidupnya.

  1. Akar

Akarnya serabut dan tumbuh dari rizoma

  1. Batang atau stipe

Batang berwarna hijau dan bersisik.

  1. Lamina
  2. Sori (spora)

Sorus merupakan kluster-kluster di sisi bawah daun pada bagian tepi. Spora terlindungi oleh sporangium yang dilindungi oleh indusium.

  1. Frond (Ental )

Tangkai entalnya khas, berwarna hitam mengkilap, kadang-kadang bersisik halus ketika dewasa.

  1. Manfaat

Fungsinya yang utama adalah sebagai tanaman hias yang bisa ditanam di dalam ruang atau di luar ruang.
Suplir sangat suka tanah yang gembur, kaya bahan organik (humus). Pemupukan dengan kadar nitrogen lebih tinggi disukainya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. 1.    Cyathea sp.

 

Di ambil :

Lokasi :

Klasifikasi :

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Divisi: Pteridophyta (paku-pakuan)
Kelas: Pteridopsida
Sub Kelas: Cyatheatae
Ordo: Cyatheales
Famili: Cyatheaceae
Genus: Cyathea
Spesies: Cyathea sp.

Cyathea adalah keluarga terbesar pakis pohon, dengan 500 spesies +. Kata Cyathea berasal dari ‘cangkir kecil’ makna kyatheion Yunani mengacu pada sori ditemukan di sisi bawah daun. Genus Cyathea dari pohon pakis pakis termasuk pohon tertinggi di dunia, yang dapat mencapai ketinggian lebih dari 20m. Menurut fosil Besar dan Braggins (2004) menemukan di Tasmania bisa tanggal keluarga Cyatheaceae dengan periode Jurassic akhir dengan fosil genera modern Cyathea ditemukan di Amerika Serikat tanggal pada periode Tersier.
Dan berikut deskripsi tentang Cyathea sp. :

  1. Habitus

Habitus dari spesies tanaman ini yaitu teresterial.

  1. Cirri yang mencolok
  2. Akar

Paku ini mempunyai akar berserabut dan dilindungi kaliptra

  1. Batang atau stipe

Paku ini mempunyai batang yang kuat, maka sering digunakan sebagai bahan bagunan.Tinggi batang dapat mencapai 15 meter dengan diameter antara 25-50 cm.

pada paku tiang (Alsopila sp. dan Cyathea sp.). Batang tersebut kebanyakan berupa akar tongkat (Rhizoma). Tipe berkas pembuluh angkut batang sama dengan akar, yaitu tipe konsentris

  1. Lamina

Daun besar dan panjangnya dapat sampai beberapa meter, biasanya berupa daun majemuk menyirip ganda.Sporangium terdapat didalam sorus yang terletak di permukaan bawah daun.Sorus berbentuk bola, termasuk tipe gradatae, tetapi beberapa jenis menunjukkan peralihan tipe mixtae.Sorus dapat dilindungi oleh indusium atau tidak

  1. Sori (spora)

Nama Cyathea genus ini berasal dari kyatheion Yunani, yang berarti “cangkir kecil”, dan mengacu pada cangkir berbentuk sori pada bagian bawah daun

  1. Frond (ental)
  2. Manfaat

Tumbuhan ini mempunyai banyak manfaat. Batangnya banyak digunakan untuk bahan patung, tiang-tiang dekorasi rumah mewah atau hotel-hotel, vas bunga, maupun sebagai media tanam anggrek, jenisjenis  Anthurium, Piper, Platycerium, Adiantum dan jenisjenis tumbuhan paku lain. Daun yang masih menggulung digunakan sebagai bahan sayur. Bulu-bulu halus digunakan untuk ramuan obat rebus.

  1. 2.    Thelypteris sp.

 

Tanggal Pengambilan :

Lokasi :

Klasifikasi

Kingdom: Plantae (Tumbuhan
Divisi: Pteridophyta (paku-pakuan)
Kelas: Filicopsida
Ordo: Polypodiales
Famili: Thelypteridaceae
Genus: Thelipteris
Spesies: Thelypteris sp.

Thelypteridaceae merupakan salah satu suku anggota tumbuhan paku (Pteridophyta) yang tergolong dalam bangsa paku sejati yang terbesar (Polypodiales). Suku ini beranggotakan tujuh marga.Berikut adalah diskripsi dari Thelypteris ini :

  1. Habitus

Habitusnya atau perawakannya berupa herba. Disebut herba karena pada tumbuhan ini tangkai daun maupun batangnya berair

 

  1. Cirri yang mencolok

Thelypteris sp memiliki ciri- ciri khusus yaitu terdapat vernasi bergelung, dimorfisme terdapat sporofil dan tropofil.

  1. Akar

Akar tebal, tegak, bersisik, setiap 3 mm memiliki sisik kurang lebih 50, berwarna coklat, herba, bergerigi pada batas di bagian atas.Tetapi ada yang mengatakan kalau akar spesies ini adalah serabut.

  1. Batang atau stipe

Stipe sampai 50 cm, bersisik padat di dasar, ke atas dibawah umur, stramineous, sisik menyempit.tetapi ada juga yang mengatakan batang spesies ini berupa rimpang karena arah tumbuhnya menjalar. Permukaan batang memiliki ramenta yaitu bentukan seperti rambut atau sisik dengan warna merah kecoklatan. Batang berwarna coklat dengan ukuran 19 cm dan batangnya bercabang.

  1. Lamina

Lamina panjangnya sekitar 1m, tripinnatifid, lanset pinnae, sekitar 70 sampai 20 cm, bertangkai, malai dan malai pinna, beralur pada sorface atas, padat pada saat muda, lanset pinnules, berekor di pucuk, bertangkai atau sesil, pangkal sedikit atau tidak penyempitan , 10 kali 2 cm lebih besar, costa berlekuk atau kadang-kadang menyirip, setiap segmen lonjong, bulat atau sedang tajam pada sebagian pucuk atau bergigi pada tepi, 7-13 hingga 4 mm, yg mirip kertas, bagian dalam hijau, kecoklatan pada spesimen kering, jarang berbulu di bawah, costa dan pelepah dibesarkan di permukaan atas, kurang lebih berbulu

  1. Sori (spora)

spora bisa dibedakan menjadi dua macam yaitu monolet ( bilateral ) yang berbentuk seperti biji kacang atau membulat dan trilet

  1. Frond (ental)

Tumbuhan paku ini memiliki ental. Bentuk daun memanjang, ujung daun meruncing, dan tepi daun rata. Berdasarkan kesamaan ukuran daun Thelypteris sp termasuk anisopil, yaitu daun- daunnya terdiri dari 2 ukuran yaitu yang satu lebih besar dari yang lain. Daun berwarna hijau, permukaannya halus, dan tekstur daun seperti selaput

  1. Manfaat

Manfaat tumbuhan paku Thelypteris sp adalah sebagai tanaman pagar yang menempel, dan bisa digunakan sebagai obat.

 

 

 

  1. Adianthum sp.

 

Tanggal pengambilan :

Lokasi :

Klasifikasi

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Divisi: Pteridophyta (paku-pakuan)
Kelas: Pteridopsida
Sub Kelas: Polypoditae
Ordo: Polypodiales
Famili: Adiantaceae
Genus: Adiantum
Spesies: Adiantum polyphyllum Willd.

Suplir adalah sebutan awam bagi segolongan tumbuhan yang termasuk dalam genus Adiantum, famili Adiantaceae. Sebagai tumbuhan paku-pakuan, suplir tidak menghasilkan bunga dalam daur hidupnya. Kerabat Dekat dari Adiantum  yaitu :
Paku Suplir, Paku Kelor, Suplir Gung, Suplir Dolar, Suplir Melati, Suplir Rumpun, Suplir Kedondong, Suplir Himalaya Berikut adalah deskripsi mengenai Adiantum sp. :

  1. Habitus

Habtus dari spesies ini yaitu epifit.

  1. Ciri yang mencolok

Ciri yang mencolok adalah tidak menghasilkan bunga pada daur hidupnya.

  1. Akar

Akarnya serabut dan tumbuh dari rizoma

  1. Batang atau stipe

Batang berwarna hijau dan bersisik.

  1. Lamina
  2. Sori (spora)

Sorus merupakan kluster-kluster di sisi bawah daun pada bagian tepi. Spora terlindungi oleh sporangium yang dilindungi oleh indusium.

  1. Frond (Ental )

Tangkai entalnya khas, berwarna hitam mengkilap, kadang-kadang bersisik halus ketika dewasa.

  1. Manfaat

Fungsinya yang utama adalah sebagai tanaman hias yang bisa ditanam di dalam ruang atau di luar ruang.
Suplir sangat suka tanah yang gembur, kaya bahan organik (humus). Pemupukan dengan kadar nitrogen lebih tinggi disukainya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: